Cinta, mengapa sih semua orang menuntut cinta itu sempurna ? Sedangkan kesempurnaan cinta itu hanya dapat kita raih dengan rasa yang tulus dan ikhlas. Cinta selalu menuntut ini itu ini itu dan seluruh yang ia mau ! Tau kenapa ? Karena cinta itu dahsyat men, akan menjadi indah bila cinta itu disirami oleh berbagai rasa saling mengerti satu sama lain. Tapi tidak ! Buat cinta yang disirami oleh bumbu keegoisan dan tak pernah mau mengalah. Mungkin bagi kebanyakan orang cinta itu istimewa, dan bagi sebagian orang lainnya cinta itu basi. Entah bagaimana mereka bisa mengatakan seperti itu. Tapi bagi ku, cinta itu keindahan yang tak terkira. Aku ingat ketika cinta itu baru menyapa. Ya ketika aku baru mulai membuka buku tentang kisah indah yang akan ku rajut. Seorang wanita membuat aku terpana akan keindahan cinta yang selama ini belum ku rasakan. Mata indahnya membuat aku melihat keindahan yang nyata didepanku. Senyum manisnya membuat aku merasakan kenyamanan yang tak akan pernah terbeli oleh apapun. Mungkin pada saat itu aku merasa cinta tepat pada waktunya. Waktu pun tak terasa begitu cepat, aku sudah mengaguminya selama 2bulan belakangan ini. Namun, niatku untuk lebih dekat dengannya selalu gagal. Ya ! Karena memang orang seperti aku ini tak pantas mendapatkan wanita bak bidadari itu. Semakin lama semakin tak dapat kupendam rasa yang selama ini berkecamuk dilubuk hatiku. Aku harus bisa, harus bisa mengenalnya lebih dalam lagi ! Aini, nama yang pas buat dia yang begitu indah. Awalnya semua berjalan sederhana, perkenalan yang begitu berarti itu menjadi permulaan yang indah. Kita tertawa, kita bercanda dan kita membicarakan hal-hal manis. Walaupun itu hanya sebatas lewat pesan singkat. Perhatian yang mengalir dariku dan pembicaraan manis ku anggap sebagai suatu yang luar biasa. Hadirmu membawa perubahan yang sangat berarti. Hal yang beda kamu berikan padaku turut membuka mata dan hatiku begitu lebarnya. Aku tak sadar kamu memberi perasaan aneh. Serasa ada yang hilang jika sehari tanpa kamu menyapaku. Dan aku pun mengerti, rasa yang selama ini kurasa juga kau rasakan begitu dalam. Rasa yang semakin hari menjadi-jadi.



0 komentar:
Posting Komentar