Aku
ingin pulang, pulang kembali ke pelukanmu. Pelukan yang membuat segala
kecemasan sirna. Aku ingin pulang, pulang melihat senyum yang membuat
ketentraman jiwa. Tapi, tak dapat ku lakukan itu. Kamu pergi pergi menjauh
dariku.
Aku hanya ingin semuanya seperti semula.
Kamu yang selalu mengerti aku. Kamu yang selalu ada buat aku. Tapi kini ! Lagi
dan lagi kamu menyakiti hatiku. Memilih dia yang baru saja hadir.
Semuanya dimulai ketika pagi menyapa.
Dimana saat itu biasanya kamu sapa aku dengan senyum lembutmu. Namun, senyum
itu seakan hilang ditelan bumi. Senyum yang biasa kamu berikan untukku,
ternyata sudah mendarat ke dia.
Entah mengapa pada saat itu aku hanya
anggap biasa saja . Kejadian yang sebenarnya membuat resah. Semakin lama
semakin kamu akrab dengannya. Yang tadinya hanya aku yang dapat perhatianmu.
Sekarang kamu acuhkan dengan BBM-an sama dia.
Tingkah lakumu makin aneh. Makin membenci
aku. Kamu selalu saja membicarakan hal tentang dia. Kamu selalu saja tak
mengerti rasanya menjadi aku.
Aku ingin pulang. Pulang
dimana kamu menjadi seperti yang dulu lagi ! Yang lebih mengerti akan aku dan
tidak mengerti akan dia!



0 komentar:
Posting Komentar